Daftar Blog Saya

Kamis, 29 Desember 2011

Soleh dan Ibunya

     Soleh adalah anak yang berbakti kepada ibunya (orang tua), suatu hari, ibunya sakit maka sedihlah Soleh, dia meminta izin kepada gurunya untuk tidak masuk sekolah.
     Dia menunggu ibunya, serta melayaninya karena rumahnya tidak ada seorang pembantu. Suatu ketika Soleh membeli obat untuk ibunya di apotek, dan juga dia membeli makanan serta buah - buahan untuk ibunya di pasar, setelah itu dia memberikan obat serta makanan kepada ibunya, dan juga dia menghibur ibunya dengan perkataan yang bagus. Setelah beberapa hari, ibunya sembuh dari sakit. Maka Soleh gembira sekali dengan kesembuhan ibunya. Dia selalu berdo'a Kepada Allah supaya Allah selalu menjaga dan  memberi kesehatan kepada ibunya.




^__________________^




>> Tholab Mardhotillah <<

Sopan Santun Anak Terhadap Ibunya

     Hai anak yang sopan, ketika kamu tahu terhadap sulitnya ibu dalam mendidik kamu dan besar cintanya terhadapmu, maka dengan apa kamu membalas ibumu? Sesungguhnya, kamu tidak akan bisa membalas ibumu kecuali dengan melakukan sopan santun (budi pekerti yang baik).
     Patuhilah perintah ibumu dengan senang dan memulyakannya, kerjakanlah sesuatu yang menyenangkan hati ibumu, senyumlah selalu didepan ibumu, salamilah ibumu setiap hari, dan do'akanlah ibumu dengan panjang umur, sehat wal 'afiat.
     Takutlah kamu untuk melakukan sesuatu yang dapat menyakiti hati ibu. Janganlah  cemberut/marah saat disuruh oleh ibu. Janganlah berbohong kepada ibu/memarahinya /berkata kotor di depannya. Janganlah memandang/melihat ibu dengan melotot. Jangan mengeraskan suara melebihi suara ibu. Jika kamu meminta sesuatu kepada ibumu, maka janganlah meminta didepan tamu.




^______________________^




>> Tholab Mardhotilah <<



Ibu Kamu Yang Kasih Sayang

     "Ketahuilah wahai anakku: sesungguhnya ibu kamu sangat payah sebab kamu. Dia (ibu) mengandung kamu selama 9 bulan. Kemudian ibumu menyusuimu, dan juga ibumu mendidik kamu dengan didikan yang baik sampai   kamu besar. Dia (ibu) juga membersihkan pakaianmu dan mempersiapkan tempat tidurmu, makananmu serta dia menjaga kamu dari bahaya".


     Ibumu yang kasih sayang, dia selalu menyayangi kamu, dan mengharapkan supaya kamu menjadi anak yang baik. Dan dia selalu bersabar atas segala kepayahan dan penderitaan, dan dia bahagia apabila kamu bahagia, dan dia selalu memperhatikan kesehatanmu. Dan ibu merasa sedih jika kamu sakit, kemudian ibu bersungguh - sungguh dalam mencari obat, dan ibu selalu berdo'a untuk kamu dengan kesungguhan. Serta ibu tidak akan berhenti untuk mencari obat sebelum kamu sembuh total.


     Lihatlah kepada adikmu, bagaimana payahnya ibu dalam mendidiknya dan bagaimana senangnya ibu, dengan senang sekali tatkala mendidik adikmu. Supaya kamu mengetahui payahnya ibumu mengasuh kamu disaat kecil.




^____________________^




>> Tholab Mardhotillah <<

Tatakrama Di Rumah

Wajib bagi seorang anak, menjaga tatakrama di rumahnya, antara lain:
     Memulyakan kedua orang tuanya, serta saudara - saudaranya, dan setiap orang yang ada di rumahnya. Dan janganlah melakukan hal - hal yang membuat orang marah, dan janganlah berani kepada saudara yang lebih tua, dan janganlah memusuhi saudara yang kecil, dan janganlah menyakiti pembantu, dan janganlah bermain yang tidak teratur (gaduh), apalagi dirumah ada orang yang sedah tidur dan sakit.




^______________________^




>> Tholab Mardhotillah <<



Nabi Muhammad SAW

     Wahai anak yang sopan, wajib bagi kamu mengagungkan Tuhanmu Allah SWT, dan juga wajib bagi kamu mengagungkan nabi kamu yaitu Nabi Muhammad SAW, dengan penuh cinta, sampai rasa cinta Kepada Nabi Muhammad itu, mengalahkan rasa cinta kepada kedua orang tua, dan diri sendiri. Karena, Nabi Muhammad SAW merupakan orang yang mengajarkan kita tentang Agama Islam, dan sebab Nabi Muhammad juga, kita dapat mengetahui Tuhan kita, dan karena Nabi Muhammad kita bisa membedakan perkara yang halal, dan perkara yang haram, maka oleh sebab itu, Allah menjadikan Nabi Muhammad manusia yang paling sempurna dan menjadikan Nabi Muhammad sebagai panutan dengan kesopanan beliau.
     Jikalau engkau cinta Kepada Nabi Muhammad SAW, maka ikutilah semua ajarannya dan laksanakanlah semua nasehatnya, supaya kita memperoleh kasih sayang Allah dan ridho Allah.




^______________________^


>> Tholab Mardhotillah <<

Tata Cara Makan dan Tidur

     Sebagian dari kebiasaan jika mau makan, adalah pertama, yaitu membaca basmalah. Dan jika selesai makan, maka harus bersyukur Kepada Allah, atas kenikmatan makan. Karena sesungguhnya Allah adalah dzat yang mewujudkan makanan. Dan berdo'a "Alhamdulillah hilladzi at'amani hadad to'am warozakonihi min ghoiri haulin minni wala quatin".








^___________^




>> Tholab Mardhotillah <<



Anak Yang Dapat Dipercaya

   Muhammad adalah anak yang dapat dipercaya, dia takut Kepada Allah, dan selalu mengerjakan perintahnya. Suatu hari saudaranya Muhammad, namanya Syuad berkata: "Wahai saudaraku sesungguhnya Ayah kita keluar rumah, maka marilah kita membuka lemari makanan, untuk makan makanan yang ada didalamnya, yang enak - enak, sedangkan Ayah kita tidak mengetahuinya". Kemudian Muhammad menjawab: "Wahai saudaraku, memang benar, Ayah kita tidak melihat dan tidak mengetahuinya, akan tetapi Allah SWT melihat perbuatan kita, maka berhati - hatilah dengan perbuatan yang tercela itu. Sesungguhnya, jika kamu mengambil sesuatu yang tidak diridhoi orang tua, maka Allah akan murka pada kamu, dan akan menyiksa kamu". Setelah mendengarkan perkataan Muhammad, Syuad menjadi takut dan malu atas perbuatannya tadi. Syuad berkata:"Terimakasih atas nasihat - nasihatnya".








^__________________^




>> Tholab Mardhotillah <<



Allah Maha Suci dan Maha Agung

     Wahai anak yang mulia: "Allah adalah yang menciptakan kamu, dan yang membuat baik bentuk kamu, Allah memberikan kamu dua buah mata untuk melihat sesuatu, dan Allah memberikan dua telinga untuk mendengarkan suara, dan juga Allah memberikan lisan (mulut) untuk berkomunikasi. Juga memberikan dua tangan untuk mengerjakan sesuatu yang sulit, juga memberikan kedua kaki untuk berjalan. Serta Allah memberikan akal untuk membedakan hal yang baik dan hal yang buruk. Allah memberikan kita jasmani dan rohani, dan Allah memberikan Rahmat kedalam hati kedua orang tuamu, sehingga orang tuamu bisa mendidikmu dengan pendidikan yang bagus".
     "Maka wajib atas kamu untuk mengagungkan dan mencintai Allah, dan bersyukur atas nikmat yang diberikan, seperti menjalankan perintah - Nya dan menjauhi larangan - Nya, mengagungkan para Malaikat Allah, Rosul Allah, dan Nabi - Nya, para orang - orang sholeh, dan hamba - hamba Allah yang lainnya, dan mencintai mereka harus karena Allah".
     "Jika kamu cinta kepada Allah, menjalankan perintah - Nya dan menjauhi larangan - Nya, maka Allah akan menambah nikmatmu dan menjadikan kamu disenangi orang - orang disekelilingmu. Dan Allah akan menjaga kamu dari bahaya dan memberikan apa yang kamu inginkan, seperti rizki dan yang lainnya".



^_______________^


>> Tholab Mardhotillah <<




Wajib Sopan Santun Mulai Sejak Kecil

     Ahmad, anak kecil yang sopan santun. Oleh karena itu, dia disayangi ayahnya, dan dia sering bertanya sesuatu, yang belum ia faham.
     Suatu hari Ahmad dan Ayahnya berjalan - jalan di kebun, kemudian Ahmad melihat sebatang pohon mawar yang indah, akan tetapi tangkainya bengkok, kemudian Ahmad berkata, "alangkah indahnya pohon ini tetapi kenapa kok bengkok?". Kemudian ayahnya menjawab,"karena tukang kebun, kurang teliti untuk meluruskan pohon ini sejak kecil".




^____________________^




>> Tholab Mardhotillah <<

Anak Yang Tidak Sopan

     Ialah anak yang tidak menghormati orang tua, guru - gurunya, dan tidak memulyakan orang yang lebih tua darinya, dan tidak mengasihi anak yang lebih kecil darinya, dan berbohong ketika berbicara, dan mengeraskan suara ketika tertawa, serta suka meng olok - olok, dan berbicara yang jelek dan suka berkelahi, menghina orang lain, sombong terhadap yang lain, tidak punya malu, melakukan perbuatan yang jelek, dan tidak mendengarkan nasehat.






^__________________^




>> Tholab Mardhotillah <<

Anak Yang Sopan

     Anak yang sopan ialah anak yang bisa menghormati kedua orang tuanya, dan guru - gurunya, dan saudara - saudaranya yang lebih tua, dan semua orang yang lebih tua darinya, dan bisa mengasihi/menyayangi saudara yang lebih kecil, dan semua orang yang lebih kecil darinya.
     Bicaranya benar, andap ashor/tawadhu' kepada semua manusia, sabar terhadap cobaan, tidak menjauhi anak - anak, tidak bertengkar dengan teman - teman, dan tidak mengeraskan suaranya ketika berbicara/tertawa.




^______________^




>> Tholab Mardhotillah <<

Mangapa Anak Harus Berakhlaq?

Diwajibkan lagi bagi anak untuk mengetahui akhlaq yang jelek supaya tidak dibenci, supaya diridhoi oleh Allah, supaya disukai keluarganya, dan supaya desenangi semua umat manusia.




^________________^




>> Tholab Mardhotillah <<

Dengan Apakah Anak Berakhlaq?

Anak harus berakhlaq yang bagus mulai dari kecil supaya senang dimasa tuanya, dan di ridhoi Tuhannya dan disenangi keluarganya, dan disenangi semua manusia.



^________________^


>> Tholab Mardhotillah <<

Berani Menegakkan Kebenaran

     Berani menegakkan kebenaran artinya "tetap konsisten menyampaikan kebenaran walaupun mengetahui resikonya sangat tinggi".
     Sifat berani yang dalam bahasa arab disebut "Syaja'ah" dapat dibedakan menjadi dua yaitu Syaja'ah Harbiah dan Syaja'ah Nafsiyah. Syaja'ah Harbiah berkaitan dengan keberanian maju ke medan pertempuran, sedangkan Syaja'ah Nafsiyah berkaitan dengan keberanian untuk tetap menyampaikan kebenaran. Berani karena benar, takut karena berbuat salah.










^_______________________^








salam ukuwah






>> Tholab Mardhotillah <<

Rabu, 28 Desember 2011

Pengertian Bertanggung Jawab

     Bertanggung jawab artinya "melakukan perbuatan sepenuh hati disertai komitmen sanggup menanggung resiko atas perbuatan yang dilakukan itu".
     Manusia adalah makhluk yang mendapat amanah sebagai khalifah di bumi. Ia dilengkapi dengan segala potensi agar dapat melaksanakan amanah itu. Potensi yang dimaksud adalah akal, nafsu dan hidayat. Dengan potensi itu ia diberi kebebasan untuk memilih menjadi manusia berkualitas tinggi (mulia) dengan keimanannya, atau menjadi manusia yang berkualitas rendah rendah (hina) dengan kekafirannya. Yang jelas dua pilihan tersebut ada resiko, dan harus dipertanggungjawabkan.






^___________________^


salam ukuwah




>> Tholab Mardhotillah <<

Adab dan Tata Cara Berdo'a

     Berdo'a berarti memohon, yakin memohon Kepada Allah SWT. Dengan berdo'a kita merasa seluruh kesulitan yang kita hadapi kita memohon Kepada Allah kembali, karena hanya Allah lah tempat semuanya kembali. Berdo'a termasuk ibadah. Oleh karena itu siapa yang banyak berdo'a, akan memperoleh pahala dari Allah.
     Dalam mengemukakan permohonan do'a Kepada Allah hendaklah disertai dengan adab - adab yang baik yang harus diperhatikan, agar do'a yang dibaca dikabulkan oleh Allah SWT.

     Adab - adab tersebut adalah:
  1. Bersuci dari hadas dan najis.
  2. Berdo'a dengan hati khusyu', ikhlas dan hati yang tenang.
  3. Diutamakan menghadap kiblat dan mengangkat tangan.
  4. Membaca istighfar, basmalah dan hamdalah, serta bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
  5. Dengan suara yang lembut dan dibaca sepenuh hati.
  6. Berdo'a pada waktu yang mulia, misalnya pada bulan Ramadahan, pada hari Jum'at, dll.
  7. Mengulang berkali - kali agar segera dikabulkan oleh Allah.
  8. Berdo'a untuk sesuatu yang baik, bukan untuk berbuat maksiat.
  9. Menghadirkan hati Kepada Allah semata (hanya karena Allah semata).
  10. Diakhiri dengan membaca hamdalah dan sholawat Kepada Nabi Muhammad SAW.



^_____________________^



>> Tholab Mardhotillah <<

Keistimewaan Al - Qur'an

             Al - Qur'an adalah kitab suci dan pedoman Umat Islam. Al - Qur'an adalah wahyu dari Allah. Bukan buatan manusia, melainkan kalam Allah yang terjaga kemurniannya. Membaca Al - Qur'an termasuk ibadah.
             Al - Qur'an adalah kitab yang sangat istimewa. Dikatakan demikian karena memiliki beberapa keistimewaan dibandingkan dengan kitab - kitab sebelumnya. Diantara keistimewaan itu adalah:

  1. Al - Qur'an memiliki gaya bahasa yang tinggi dan mengagumkan.
  2. Al - Qur'an bila dibaca dapat mempengaruhi jiwa pembacanya.
  3. Isi kandungan Al - Qur'an ditujukan untuk semua umat manusia.
  4. Al - Qur'an selalu memuliakan akal pikiran dan menjadikannya sebagai dasar untuk memahami isi Al- Qur'an.
  5. Al - Qur'an memandang semua manusia itu sama, dan meniadakan sistem kelas/kasta.
  6. Al - Qur'an memberi petunjuk yang sangat lengkap bagi umat manusia.



^________________________^



salam ukuwah


>> Tholab Mardhotillah <<

Perilaku Yang Mecerminkan Sikap Senang Membaca Al - Qur'an

Perilaku Yang Mecerminkan Sikap Senang Membaca Al - Qur'an

  1. Mengisi waktu yang luang dengan memperbanyak membaca Al - Qur'an.
  2. Menjaga dan memelihara kesucian Al - Qur'an.
  3. Mengamalkan isi dan makna ayat - ayat Al - Qur'an.
  4. Menjadikan Al - Qur'an sebagai bacaan favorit dan utama dari semua bacaan yang ada.
  5. Mengajarkan kepada orang - orang yang belajar Al - Qur'an.





^_________________________^


>> Tholab Mardhotillah <<

Adab - Adab Mambaca Al- Qur'an

Adapun adab dan tata cara membaca Al- Qur'an adalah sebagai berikut:

  1. Berwudlu terlebih dahulu sebelum menyentuh, membawa dan membaca Al - Qur'an.
  2. Membawa Al - Qur'an hendaknya dengan sopan, pakaian yang suci dan bersih, dan menutup aurot.
  3. Mengambil Al - Qur'an dengan tangan kanan.
  4. Meletakkan Al - Qur'an lebih tinggi dari tempat duduk kita dan pada tempat yang bersih serta suci dari najis.
  5. Waktu membaca hendaknya menghadap ke arah kiblat dan membaca tidak tergesa - gesa, tetapi tartil sesuai dengan tajwid yang baik dan benar, serta tidak sambil bersenda gurau.
  6. Ketika membaca "ta'awuz" di awal membaca Al - Qur'an dan di sunnahkan pula setelah itu membaca "basmalah" kecuali ketika membaca surat At - Taubah (Bana'ah) maka membaca: "A'udzubillaahiminannari waminsyarrikuffaari wamin'adhobiljabbaaril'azzati lillaahiwalidarosuulihi walilmukminiin". Yang Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari api neraka, dari gangguan orang - orang kafir dan dari murka Allah. Adapun kemuliaan itu milik Allah dan Rosul - Nya, serta orang - orang mukmin".
  7. Sebelum membaca Al - Qur'an bacalah do'a seperti berikut: "Allohummaftah hikmatika waqsyi'alainaa rohmatanminhasanatika yaa arhamarrohimiin". Yang artinya : "Ya Allah bukalah hikmah - Mu dan taburkanlah kepada kami rahmat dari khazanah - Mu, Ya Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang". 
  8. Membaca Al - Qur'an hendaklah diakhiri dengan membaca : "Shodaqallaahul'adhiim". Artinya : "Maha besar Allah Yang Maha Agung".
Dengan menggunakan cara - cara tertentu diatas, maka dapat dikatakan sempurnalah amalan kita dalam membaca Al - Qur'an dan dapat menjadikan kebiasaan yang baik bagi kita. Bila ingin melakukan sesuatu didahului dengan cara yang baik, sehingga amal perbuatan kita mendapat tempat yang cukup tinggi disisi Allah SWT.



^_______________________^


>> Tholab Mardhotillah <<

Akhlaq

  • "Kalau ada teman yang jelek tingkah lakunya, maka cepat - cepatlah dijauhi.... Dan apabila ada teman yang bagus tingkah lakunya, cepat cepatlah di temani".
  • "Belajarlah karena ilmu menghiasi pada ahli ilmu dan menggunakan, serta menjadi tanda tingkah laku yang terpuji".
  • "Hendaklah setiap hari kita selalu menambah ilmu yang bermanfaat dan berenang di lautan faedah (selalu berbuat/melakukan pekerjaan yang bermanfaat/berguna)".
  • "Pekerjaan yang tidak ada manfaatnya tidak boleh dilakukan/dikerjakan".
  • "Satu orang ahli Fiqih yang menjauhi perkara haram itu lebih berarti dari pada seribu orang ahli ibadah (yang bodoh)".
  • "Besarnya kerusakan itu adalah orang alim yang tidak mau mengamalkan ilmunya, serta orang bodoh yang mengamalkan ilmunya".
  • "Suatu ibadah kepada Allah tanpa didasari ilmu tidak akan diterima oleh Allah".
  • "Kemu menginginkan menjadi orang alim yang pandai (menyampaikan) tanpa tidak mau berusaha (bekerja keras) itu merupakan kebodohan".
  • "Tidak ada orang yang mencari uang (harta) tanpa kesulitan (bekerja keras) apalagi orang yang mencari ilmu, harus dengan sungguh - sungguh dan bekerja keras".
  • "Apabila seseorang telah sempurna akalnya (berilmu tinggi) maka sedikit bicaranya, sedang orang yang banyak bicara menunjukkan sifat sombong".  


^______________^



>> Tholab Mardhotillah <<

Syarat - syarat menuntut ilmu

Ada beberapa syarat menuntut ilmu yaitu:

  1. Cerdas
  2. Berkemauan keras
  3. Sabar
  4. Petunjuk guru
  5. Waktunya panjang
  6. Mempunyai biaya
^______________^


>> Tholab Mardhotillah <<

Selasa, 27 Desember 2011

Kalam Habib Umar Bin Hafidz

"Sebaik - baiknya nafsu adalah yang dilawan dan seburuk - buruknya nafsu adalah yang diikuti".




^_________________^




>> Tholab Mardhotillah <<

Renungan .....

Hukumnya seorang muslim mengucapkan NATAL adalah HARAM.
Natal mempunyai arti / definisi : Selamat atas kelahiran yesus sebagai anak tuhan. Sedangkan kita di dalam Islam, ilmu aqidah kitamengatakan tidak ada tuhan selain Allah dan Allah itu Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan. dengan mengucapkannya kita merubah aqidah kita...

^________________^



>> Tholab Mardhotillah <<

(Maulana Al - Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf)

"Kalau ingin merasakan nikmat ibadah... Melakukan ibadah dzohir dan maksa hati tuk hadir dalam ibadah tersebut, jika hati terus dipaksa untuk hadir, maka hati ini terbiasa hadir dalam ibadah, kalau sudah hadir, hamba tersebut lupa pada dirinya, yang ada hanya rasa cintanya pada Allah".


^__________________^

>> Tholab Mardhotillah <<

Assalamu'alaikum wr. wb

Berbahagialah wahai saudara qw.....
Banyak fadilah fadilah dan pahala menjadi seorang muslimah :
1. do'a wanita lebih maqbul dari laki- laki, 
    karena sifat penyayang yang lebih kuat dari laki - laki.
Sabda nabi: " Ibu lebih penyayang dari bapak dan do'a orang yang penyayang tidak akan sia - sia"
2. wanita sholehah itu lebik baik dari 1000 laki - laki yang tidak sholeh.


dan masih banyak lagi fadilah - fadilah lainnya...


^___________________^


>> Tholab Mardhotillah <<

Hadrat Muaz Ra

"Wanita yang berdiri atas kedua kakinya membakar roti untuk suaminya, sehingga muka dan tangannya kepanasan oleh api, maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka".




^_______________________^


semoga bermanfaat....

(HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Rasulullah SAW bersabda :
" Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah - fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar".




^_________________^


salam ukuwah ......

menuntut ilmu agama bentar yuukk...

tidak ada amalan yang lebih afdhol setelah sholat 5 waktu seperti menuntut ilmu,
karena dia adalah cahaya yang dapat menerangi perjalanan orang yang bingung.
mumpung belum telat, hadirilah majlis majlis ilmu dengan niat yang tulus dan baik (Imam Syafi'i)




^__________________^

salam ukuwah......